Kamis, 10 Oktober 2013
Cara Memakai Jilbab Syar'i Pashima
Pakailah penutup rambut ninja terlebih dahulu. Untuk mempercantik penampilan, gunakan headband dengan warna yang sesuai dengan selera anda. Kemudian pasanglah Pashima Chiffon anda. Sisi kiri pashmina harus lebih panjang daripada sisi kanan. Tarik bagian dalam pashmina sebelah kanan ke depan leher Anda. Arahkan ke dekat telinga kanan anda. Sematkan jarum pentul di atasnya. Tarik ujung lain dari pashmina yang tadi sudah Anda sematkan ke sisi kiri telinga Anda. Sematkan dengan jarum pentul. Pegang ujung pashmina sebelah kiri dan arahkan ke kanan di balik sisi pashmina yang lebih pendek tadi. Letakkan ujung pashmina yang baru saja Anda pegang dan letakkan di telinga kanan. Sematkan dengan aksesoris kesukaan anda.Cara Memakai Jilbab Segi Empat
Cara memakai model yang satu ini sangat simple, caranya lipat jilbab segi empat menjadi segitiga. setelah itu ratakan sudut kanan dan kiri. jilbab bagian kanan ditarik kearah kiri, lingkarkan dan kaitkan dengan jarum. pertengahan jilbab di lengkungkan kebelakang. Untuk mempercantik penampilan, anda bisa menggunakan Bros atau asesories lain.
Cinta memang membuat hidup lebih berwarna. Ketika cinta saling berbalas, seringkali akan banyak kata cinta yang menjadi ungkapan manis untuk mengutarakan perasaan di dalam hati. Orang juga seringkali menjadi puitis ketika sedang jatuh cinta. Cinta mengubah pandangan setiap orang dari apapun yang terjadi di sekitarnya. Ketika sedang jatuh cinta, rasanya setiap hari terjadi dengan sangat indah.
Kata Cinta
“Sejauh apapun aku melangkah, hatiku selalu bersanding di sebelahmu. Tak usah bersedih, kita hanya terpisah jarak, bukan terpisah selamanya.”
“Tunjukkan aku cara mencintaimu dengan baik dan benar, akan aku tunjukkan pula bagaimana caranya bahagia.”
“Percayalah, kamulah orangnya, yang hatiku temukan, yang pikiranku mengingatmu, yang takdirku inginkan dan yang sangat aku cinta.”
“Rindu tak mengenal waktu dan jarak. Rindu hanya mengenalmu.”
“Kasih sayang itu memperjuangkan selagi ada kesempatan, bukan memohon saat semuanya sudah terlambat.”
“Pada cinta yang tertunda, bertahanlah. Pada cinta yang terputus, tersenyumlah. Dia akan datang dalam bentuk yang lebih indah.”
“Maaf jika tanpa permisi aku merindukanmu, salahmu sendiri memulai tanpa permisi mengambil hatiku.”
“Aku mencintaimu, semoga tak melebihi cintaku pada negeri ini, Ibuku dan Tuhan.”
“Ketika jarak memisahkan, satu yang harus kau ketahui. Bahwa aku akan menjaga cinta ini untukmu.”
“Mencintaimu cukup beberapa detik, namun untuk melupakanmu rasanya butuh waktu seumur hidupku.”
“Hal terbaik yang pernah terjadi padaku adalah KAMU.”
“Perasaanku untukmu tak sebesar bumi ataupun mentari. Hanya sebesar kedua telapak kakiku. Tapi kaki yang rela pergi kemanapun untuk bersamamu.”
“Cinta adalah saling berbagi, karena walau apa pada dua raga, namun tetap pada satu hati.”
“Cinta bukan hanya diungkapkan melalui perkataan dan tulisan, tapi juga dengan perasaan.”
“Cinta, meski sangat sederhana, namun menyimpan seribu makna.”
“Cinta hadir karena perkenalan, bersemi karena perhatian dan bertahan karena kesetiaan.”
Minggu, 29 September 2013
Gus Dur selain dikenal sebagai tokoh Islam juga memiliki komitmen kuat terhadap demokrasi . Ia juga punya perhatian khusus terhadap kelompok-kelompok tertindas dan minoritas. Jadi dia tokoh multidimensi. Sebagian warga NU bahkan ada yang menganggap bahwadia wali .
Tak aneh, ketika menyelenggarakan open house di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, ia banyak dikunjungi tamu dari berbagai kelas dan kalangan. Mulai dari pejabat, politikus, mahasiswa, kiai, sampai masyarakat awam. Tentu saja kepentingannya berbeda-beda. Ada yang hanya bertukar pikiran, mengeluh, mengadu, dan ada pula yang menyampaikan permintaan aneh-aneh.
Suatu hari dalam acara open house tersebut, Gus Dur kedatangan seorang tamu. Rupanya dia berasal dari masyarakat awam yang menyenangi hal-hal klenik (mistis). Setelah basa-basi si tamu menyampaikan keinginnya yang sebenarnya. Agaknya keinginan itu bukan keinginan biasa. Si tamu ingin dipertemukan dengan Nyi Roro Kidul,penguasa pantai selatan Pulau Jawa. Mendengar hal itu, Gus Dur pun mengangguk-anggukkan kepala.
“Apa sampeyan benar-benar ingin ketemu dengan Nyi Roro Kidul?”
“ Iya , Gus.”
“Coba sampeyan mendekat.” Langsung saja orang itu berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Gus Dur. Raut wajahnya tampak sumringah (berbinar) gembira. Mungkin hatinya sudah membayangkan sebentar lagi akan bertemu Nyi Roro Kidul. Begitu orang itu mendekat, Gus Dur berbisik ringan.
“Apakah sampeyan belum pernah melihat Nyi Roro Kidul?”
“Belum Gus.”
“ Sampeyan betul-betul ingin ketemu?”
“Benar, Gus.”
“ Sampeyan tahu …”
“Ada apa, Gus?” Si tamu makin penasaran.
“ Begini-begini , saya juga pingin ketemu,” kata Gus Dur ringan.
Seketika seisi ruangan tergelak. Sementara si tamu tadi tersipu-sipu.
Tak aneh, ketika menyelenggarakan open house di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, ia banyak dikunjungi tamu dari berbagai kelas dan kalangan. Mulai dari pejabat, politikus, mahasiswa, kiai, sampai masyarakat awam. Tentu saja kepentingannya berbeda-beda. Ada yang hanya bertukar pikiran, mengeluh, mengadu, dan ada pula yang menyampaikan permintaan aneh-aneh.
Suatu hari dalam acara open house tersebut, Gus Dur kedatangan seorang tamu. Rupanya dia berasal dari masyarakat awam yang menyenangi hal-hal klenik (mistis). Setelah basa-basi si tamu menyampaikan keinginnya yang sebenarnya. Agaknya keinginan itu bukan keinginan biasa. Si tamu ingin dipertemukan dengan Nyi Roro Kidul,penguasa pantai selatan Pulau Jawa. Mendengar hal itu, Gus Dur pun mengangguk-anggukkan kepala.
“Apa sampeyan benar-benar ingin ketemu dengan Nyi Roro Kidul?”
“ Iya , Gus.”
“Coba sampeyan mendekat.” Langsung saja orang itu berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Gus Dur. Raut wajahnya tampak sumringah (berbinar) gembira. Mungkin hatinya sudah membayangkan sebentar lagi akan bertemu Nyi Roro Kidul. Begitu orang itu mendekat, Gus Dur berbisik ringan.
“Apakah sampeyan belum pernah melihat Nyi Roro Kidul?”
“Belum Gus.”
“ Sampeyan betul-betul ingin ketemu?”
“Benar, Gus.”
“ Sampeyan tahu …”
“Ada apa, Gus?” Si tamu makin penasaran.
“ Begini-begini , saya juga pingin ketemu,” kata Gus Dur ringan.
Seketika seisi ruangan tergelak. Sementara si tamu tadi tersipu-sipu.
Thai Cuisine
Banyak orang berkata bahwa makanan Thailand, dengan campuran yg seimbang antara panas, asam, pahit, dan manis, merupakan alasan yang cukup untuk mengunjungi negara itu. Makanan-makanannya tercirikan dengan penggunaan herbal-herbal segar dan bumbu-bumbu, seperti jus jeruk limau, lemon grass, dan ketumbar segar. Mirip dengan makanan Asia lainnya, nasi adalah komponen utama dalam makanan Thailand. Anda akan sering menemukan nam pla, saus ikan yang dicampur pasta udang, dan mie. Ada juga raw beef, pasta ikan yang difermentasikan atau larva serangga yang digoreng, yang banyak ditemui di bagian timur laut, di mana memakan serangga sangat lazim ditemukan.
Langganan:
Postingan (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact